Jumat, 18 Mei 2012

Sanusi Masih Kader Golkar

Resmi Dilantik Menjadi Ketua Umum Ormas MKGR

Sukabumi - Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hammami menyebutkan mantan Kepala Dinas Pendidikan, Sanusi Hardjadireja masih tercatat sebagai kadernya. Hal itu terbukti saat pelantikan pengurus DPC Ormas MKGR Kota Sukabumi periode 2012 – 2017. Sanusi resmi dilantik menjadi ketua umum ormas yang mendirikan Partai Golkar ini di Gedung Islamic Center, Selasa (15/5) kemarin.
Penegasan itu disampaikan Andri menjawab pertanyaan wartawan mengenai polemik keanggotaan partai politik yang dimiliki Sanusi. Sebab Sanusi dikabarkan telah bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN) hingga akhirnya ditetapkan menjadi bakal calon Walikota. Di sisi lain sejumlah tokoh MKGR mengklaim ormasnya merupakan bagian dari Partai Golkar.
”Pak Uci (panggilan Sanusi, red) memang telah ditetapkan sebagai calon Walikota usungan PAN. Namun dia masih sebagai kader Partai Golkar. Bagi kami tidak keberatan. Justru hal ini akan terpulang kepada pengurus PAN sendiri,” kata Andri.
Menurut Andri, MKGR merupakan ormas yang mendirikan Partai Golkar. Sehingga hubungan sejarah antara MKGR dengan Partai Golkar satu sama lain saling terkait. Bahkan MKGR di bawah kepemimpinan Sanusi harus bisa mencontoh kiprah Partai Golkar yang sudah mempu mengasuransikan para anggotanya.
Pernyataan yang hampir sama disampaikan Ketua DPD MKGR Jawa Barat, Tony Apriliani. Mantan anggota DPR RI ini justru mendorong setiap kader MKGR bisa merebut posisi terhormat di lingkungan Pemerintah Daerah. Hanya saja kader MGKR tetap harus ikut membesarkan organisasi dan tidak lupa pada jatidirinya sebagai ormas pendiri Partai Golkar.
”Pak Uci juga masuk dalam daftar bakal calon Walikota yang sedang dijaring Partai Golkar. Apabila lolos, bisa saja Pak Uci diusung Partai Golkar yang selanjutnya akan berkoalisi dengan PAN,” kata Tony.
Sementara itu Ketua DPP MKGR, Priyo Budi Santoso yang hadir dalam acara pelantikan mengingatkan kembali catatan sejarah mengenai kelahiran Partai Golkar. Menurut Priyo, Partai Golkar lahir atas gagasan MKGR empat tahun sebelum terbentuknya Sekretariat Bersama (Sekber). Sehingga hubungan antara MKGR dengan Partai Golkar sulit dibedakan.
”MKGR dengan Partai Golkar ibaratnya seperti daun sirih. Jika dibalik pasti ada perbedaan. Tetapi jika digigit rasanya pasti sama,” tandas politisi DPP Partai Golkar ini.
Di lain pihak, sejumlah pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) membenarkan Sanusi telah menjadi kader partai berlambang matahari ini. Salah satu buktinya Uci telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PAN saat mendaftarkan sebagai bakal calon Walikota. Hanya saja beberapa pengurus PAN menganggap hati Sanusi masih berada di Partai Golkar.
Jurnal Bogor

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar